Archive

Posts Tagged ‘internet’

Argh…! Spam!

September 3, 2010 Leave a comment

Sering menerima penawaran obat ’’kuat’’, kerjasama bisnis, bahkan aplikasi beasiswa tanpa pengirim yang jelas di e-mail anda? Waspada, bisa jadi itu Spam. Saat anda penasaran untuk membacanya, kemudian muncul keinginan untuk membalasnya, saat itulah si pengirim ’’bayangan’’ itu mengetahui aktifnya e-mail anda. Apa yang terjadi setelah itu?

Menurut Imam Muttaqin, Moderator Komunitas Web Surabaya (Surabaya Web Community – SuWec), saat si pengirim mengetahui mendapat balasan e-mail, dia akan melancarkan e-mail lain yang menginfeksi sistem komputer dengan virus. Alternatif lain, si pengirim memiliki motif untuk mengumpulkan data pribadi anda yang tujuannya dimanfaatkan untuk penipuan. ’’Memang perlu hati-hati. Lebih baik tidak usah diklik emailnya. Langsung dihapus. Apalagi kalau anda tidak tahu siapa pengirimnya. E-mail spam yang dikirim massal umumnya masuk ke folder spam (sampah),” kata Imam di Obrolan Petang Rahasia Wanita edisi 31 Agustus 2010.

Bila pencegahan manual dirasa kurang efektif, gunakan malware yang mampu menyaring segala jenis e-mail yang masuk ke list inbox anda. Beberapa yang disarankan Imam seperti, boxbe.com. Aplikasi malware ini mampu melakukan filter e-mail dari identitas si pengirim e-mail dan konten e-mailnya. ’’Jadi e-mail yang berbau spam secanggih apapun pasti masuk ke folder spam,” kata Imam.

Selain bernada ajakan dan penawaran yang menarik minat pembacanya, ada juga spam yang memiliki tutur bahasa santun dan memiliki pesan baik. Bila anda berminat untuk menyimpannya, Imam menyarankan untuk menjadikan format teks dalam e-mail tersebut menjadi image file,” kata Imam. Pengubahan file teks menjadi JPG atau JPEG ini menurut Imam agar tak mudah dideteksi robot. Bila ingin memforward, gunakan Bcc: blind carbon copy dan bukan cc: carbon copy. Pengiriman secara massal yang dilakukan di luar akun ymail dan gmail memungkinkan pengiriman yang salah sasaran.

Artikel berita ini terbit di http://www.radiogiga.com, 1 September 2010.

Advertisements

Internet Permudah Proses Riset Produk

April 2, 2010 Leave a comment

Keberadaan internet semakin memudahkan konsumen melakukan proses riset produk. Apalagi proses perjalanan konsumen sebelum memutuskan menggunakan suatu barang ataupun jasa cenderung semakin kompleks. Mereka mempunyai kebiasaan baru, yaitu meriset produk yang akan dibelinya.

Hal ini terungkap dalam Kopi Darat (Kopdar) Komunitas Web di Surabaya. Menurut IMAM MUTTAQIN anggota komunitas dari DheZign Online Solutin pada suarasurabaya.net, Selasa (23/03), internet memungkinkan konsumen mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang barang yang ingin dipakainya.

“Mereka akan membandingkan kelebihan, kekurangan, serta mempertimbangkan testimonial dari orang lain tentang suatu barang. Satu diantara cara merespon fenomena riset produk dari konsumen adalah dengan mengembangkan corporate blog selain corporate website,” paparnya.

IMAM menceritakan pengalamannya, dari sebagian besar konsumen yang ditemui, corporate website, hanya berisi informasi tentang profil serta produk/layanan dari sebuah perusahaan. Sifat informasi tersebut biasanya jangka panjang atau tidak up to date. Read more…

Tips Nge-tweet untuk Marketing

March 23, 2010 Leave a comment

Pelan namun pasti, twitter sudah diakui pengaruhnya di jagad maya Indonesia. Sudah jutaan orang Indonesia yang menggunakannya. Mulai dari artis, penyanyi, pemasar, politikus, olah ragawan, orang IT, wartawan, orang iklan, rohaniwan, sampai orang umum pun nge-tweet.

Ada yang bisa memanfaatkannya dengan baik, seperti Pandji Pragiwaksono (artis, presenter, rapper) nge-tweet untuk membentuk citranya sebagai artis yang peduli dengan ke-Indonesiaan, namun ada pula yang gagal memasuki lingkungan twitter seperti Mario Teguh (motivator) karena tweet-nya yang kontroversial.

Beberapa produk (brand) pun sudah memasuki twitter. Bahkan, perusahaan-perusahaan yang masuk dalam jajaran 100 perusahaan TOP dunia kebanyakan telah menggunakan twitter sebagai salah satu alat pemasarannya.

Bagaimana dengan Anda? Sudah punya account di twitter? Apakah Anda juga menggunakan twitter untuk memasarkan diri dan atau brand Anda?

Berikut ini beberapa tips yang semoga bisa membantu Anda ketika memanfaatkan twitter sebagai alat pemasaran.

Pertama, nge-tweetlah sesuatu yang bernas. Ingat, twitter merupakan microblogging, dibatasi 140 karakter untuk sekali posting. Jadi, cobalah untuk nge-tweet sesuatu yang berkualitas seputar topik yang kita tekuni atau di mana kita terlibat. Jika memang tweet Anda bermutu, pasti akan banyak yang me-retweet. Apa untungnya ketika Anda diretweet? Tentu saja, Anda akan lebih banyak dikenal, sehingga akan difollow, dan pendapat anda dijadikan referensi. Read more…

Hemat Kertas, Selamatkan Bumi!

January 13, 2010 Leave a comment

Tahukah Anda, jika kantor-kantor di Amerika mau mengurangi penggunaan kertas sebesar 10% saja, mereka dapat mencegah 1,6 juta ton emisi gas rumah kaca atau setara dengan menarik 280.000 mobil dari jalanan.

Penggunaan kertas untuk kebutuhan kantor ditengarai memang sangat tinggi. Untuk tisu pembersih misalnya, memo, dokumen, surat, dan lain sebagainya. Alangkah besarnya emisi gas rumah kaca yang tereduksi, jika gerakan hemat kertas itu benar dilaksanakan. Apalagi jika gerakan tersebut tidak hanya dilakukan di Amerika saja, tetapi di semua negara. Wow! Betapa senangnya bumi kita.

Fakta lain mengatakan, untuk membuat 1 kilogram kertas dibutuhkan 3 kilogram kayu. Bayangkan, berapa pohon yang ditebang setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan kertas se-dunia. Menurut Media Informasi Air Minum dan Penyehatan Lingkungan, setiap hari sampah kertas di dunia paling tidak setara dengan 27.000 batang kayu. Jika kondisi seperti itu terus berlanjut, semakin lama hutan dunia akan semakin gundul, dan paru-paru bumi akan lenyap.

Sebenarnya kita juga bisa ikut berkontribusi dalam menyelamatkan bumi dari polusi dan kehancuran. Salah satu caranya yaitu dengan gerakan penghematan kertas di kantor. Barangkali Anda sudah sering mendapatkan tips menghemat kertas di kantor, seperti mengurangi penggunaan tisu dan beralih ke sapu tangan atau kain serbet, mencetak teks secara bolak-balik, mempraktikkan prinsip reuse (memakai ulang), dan lain sebagainya. Ya, itulah beberapa cara yang memang harus dilakukan, agar produksi sampah kertas kantor berkurang jumlahnya. Read more…